Segalanya berawal dari airmata, yang merubah semuanya menjadi buram, dunia dipenuhi keabu-abuan, segalanya menjadi tidak pasti, tidak jelas, tidak.. sempurna. Pun airmata itu.
Keabu-abuan itu menumpuk hingga menjadikan segala sesuatunya gelap, tangisan terdengar, mengiringi perjalanan airmata. Kesedihan memimpin, keraguan mendampingi, hingga arak-arakan tersebut menghilang… tibalah segala sesuatunya dalam tapak kesunyian.
Sunyi……
Sunyi yang menghampar, memastikan semuanya mendapat tempat, berdiam diri bersama, mengosongkan pikiran, dan hanya bisu yang berbicara.
Kesaktian sunyi memecah gelombang kebisingan tangis, menyibak genangan airmata. Dalam diam semua terlihat dengan jelas, hitam atau putih?
Yang jelas bukan abu-abu.
Biggest Fear
*out of record*
Monday, April 03, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment