Wednesday, March 22, 2006

Antonimisme Jiwa yang Terhanyut

Melihat dalam gelap
Membuta dalam terang

Samakah langit kurasa hari ini?

Dan ketika kubertanya, mereka menjawab

… ……

Hanya aku yang dapat mendengar.

Kicauan burung memenuhi pikiran

…. hanya pikiran.

Berarti sekali lagi, hanya aku yang dapat mendengar.

Desahan angin melewati lubang telinga.
Mereka berbisik…. Dalam nada

Hanya aku yang dapat mengerti.

Jubah malam menyelimuti senja.
Mereka berbincang…. melalui senyap

Hanya aku yang dapat merasa.

Sang bunga menebar warna.
Ia dewasa… dalam gelap

Hanya aku yang dapat melihat

Pangeran mencintai dengan plaktonisnya
Dia memeluk……... dalam angan.

Hanya aku yang dapat melihat.

No comments: